BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Filsafat ilmu merupakan salah satu mata pelajaran yang dibutuhkan oleh mahasiswa karena dalam mata pelajaran tersebut mahasiswa tidak hanya belajar mengenai bagaimana seorang guru harus bersikap terhadap anak didiknya namun bagaimana seorang guru harus bersikap dalam kemasyarakatan yang memiliki suatu sikap dan pikiran yang berbeda satu dengan lainnya.
Menyadari pentingnya peran dari filsafat ilmu dalam konteks pengetahuan sains maka makalah ini menyebutkan beberapa hal tentang hakikat dalam pengetahuan sains,ontologi sains, dan epistemologi sains sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemikiran-pemikiran yang lebih baik sebelumnya tidak hanya para mahasiswa namun juga masyarakat umumnya.
Filsafat membahas segala sesuatu yang ada bahkan yang mungkin ada baik bersifat abstrak ataupun rill meliputi Tuhan,manusia dan alam semesta,sehingga untuk paham betul semua masalah filsafat sangatlah sulit tanpa adanya pemetaan-pemetaan dan mungkin kita hanya bisa menguasai sebagian dari luasnya ruang lingkup filsafat.
Salah satu cabang filsafat yang membahas tentang terjadinya pengetahuan,sumber pengetahuan,asal mula pengetahuan,metode atau cara memperoleh pengetahuan,vasiliditasi dan kebenaran pengetahuan merupakan bagian dari epistemologi sains.Setiap jenis pengetahuan selalui mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi),bagaimana (epistemanalogi) dan untuk apa (aksiologi).
Ketiga landasan ini saling berkaitan;ontologi ilmu terkait dengan epistemologi ilmu,epistemologi ilmu terkait dengan aksiologi ilmu dan seterusnya.Epistemologi sebagai teori pengetahuan membahas tentang bagaimana mendapat pengetahuan,bagaimana kita bisa tahu dan dapat membedakan dengan yang lain.Ontologi membahas tentang apa objek yang kita kaji,bagaimana wujudnya yang hakiki dan hubungannya dengan daya pikir,sedangkan aksiologi sebagai teori nilai membahas tentang pengetahuan diatas,klasifikasi,tujuan dan perkembangannya.
Dalam membahas dimensi kajian filsafat ilmu didasarkan model berpikir sistematik,sehingga harus senantiasa dikaitkan.Oleh karena itu,maka setiap berbicara tentang filsafat ilmu pastilah salah satunya membicarakan Ontologi,Epistimologi dan Aksiologinya.
B. Rumusan Masalah
1. Definisi dari sains teknologi?
2. Bagaimana hubungan antara sains dan teknologi?
3. Mengkaji penemuan sains?
4. Bagaimana sains dalam menyelesaikan masalah?
C. Tujuan
1. Memahami secara mendalam dari sains teknologi
2. Mengetahui hubungan antara sains dan teknologi
3. Menjelaskan kajian dari temuan sains
4. Mengetahui bagaimana sains dalam menyelesaikan masalah
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sains dan Teknologi
1. Sains
Sains (science) diambil dari kata latin scientica yang arti harfiahnya adalah pengetahuan. Sains merupakan produk dan proses yang tidak dapat dipisahkan. Sains adalah sebuah ilmu yang berkaitan dengan keadaan alam sekitar kita,baik penemuan baru yang dikemukakan oleh para ahli dan keadaan perubahan lingkungan yang lain.
Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam.Sains merupakan ilmu yang mempelajari alam semesta beserta seluruh isinya.Seseorang yang ahli dibidang sains dikenal dengan sebutan saintis.
2. Teknologi
Teknologi adalah suatu saran yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.Teknologi merupakan penerapan sains yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara.Di banyak kelompok masyarakat,teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang.Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki ,yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam,merugikan,dan merusak bumi dan lingkungannya.Sehingga perlu adanya kesadaran pada diri sendiri dalam menggunakan teknologi.
B. Hubungan Perkembangan Sains dan Perkembangan Teknologi
Sains adalah sebuah ilmu yang berkaitan dengan keadaan alam sekitar kita,baik penemuan baru dalam bidang keilmuwan,teori-teori baru yang dikemukakan oleh para ahli dan keadaan perubahan lingkungan yang lainnya.Sains juga berperan penting sebagai tonggak kemajuan teknologi,sehingga sains dan teknologi tak dapat dipisahkan.Teknologi yaitu sesuatu yang dapat membuat orang lebih mudah dan simple dalam melakukan pekerjaannya.Dalam penerapannya,ilmu pengetahuan secara otomatis menghasilkan apa yang disebut teknologi.Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik,mudah,murah,cepat dan aman.
Pada hakikatnya,ilmu pengetahuan dipelajari untuk mengembangkan dan memperkokoh eksistensi manusia dibumi.Teknologi diciptakan untuk meringankan dan membebaskan manusia dari kesulitan-kesulitan hidupnya yang sangat sangat dengan keterbatasan.Apa yang tadinya dikerjakan oleh tangan manusia telah digantikan oleh mesin sehingga lebih efektif dan efisiein.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa perkembangan ilmu sains sangat berpengaruh pada perkembangan ilmu teknologi.Dan tanpa adanya ilmu teknologi yang memadahi ilmu sains pun tidak dapat melakukan perkembangan.
C. Beberapa Temuan Sains
1. Dari Atom sampai Quark
1.1. Atom dan Perkembangannya
Kata atom berasal dari bahasa Yunani atomos yang berarti “tidak dapat terbagi”.Berikut adalah perkembangan pengertian atom menurut para ahli kimia:
a. Pengertian Atom Menurut Demokritos:
Atom adalah partikel penyusun seluruh materi di alam semesta.
b. Pengertian Atom Menurut John Dalton:
Atom adalah partikel terkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai sifat seperti unsurnya.
c. Pengertian Atom Menurut J.J. Thomson:
Atom adalah bola yang bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif tersebar secara merata.
d. Pengertian Atom Menurut Ernest Rutherford:
Atom adalah partikel yang terdiri dari inti atom,yaitu proton dan neutron yang berada pada bagian pusat dan dikelilingi elektron-elektron.
Teori-teori Atom
a. Teori Atom Dalton
Teori ini dikemukakan oleh John Dalton ditahun 1803 M. John Dalton berpendapat berdasarkan hukum yang diambil,yakni hukum kekekalan massa (Lavoisier) menjelaskan bahwa “massa total zt-zat sebelum reaksi sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi” dan hukum susunan tetap (Prouts) menjelaskan bahwa “perbandngan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”. Dari kedua hukum tersebut, maka Dalton menarik kesimpulannya yakni:
· Atom merupakan bagian terkecil materi yang tidak dapat dibagi-bagi lagi
· Atom berbentuk mirip seperti bola pejal yang sangat kecil,suatu atom memiliki unsur-unsur atom yang identik dan berbeda dengan unsur yang berbeda
· Atom-atom jika bergabung maka akan membentuk suatu senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana
· Reaksi kimia merupakan pemisahan ataupun penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom,sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Teori atom Dalton tersebut menimbulkan satu kelemahan,yakni tidak bisa menjelaskan bagaimana suatu materi dapat menghantarkan listrik,sebab listrik itu dihantarkan oleh elektron yang bergerak.
b. Teori Atom Thomson
Teori ini dikemukakan oleh Joseph John Thomson.Berpendapat bahwa atom adalah partikel yang bersifat netral,sebab elektron bermuatan negatif,maka harus ada suatu partikel lain yang mampu menetralkan hal tersebut,yakni partikel positif.
Teori atom Thomson menjelaskan “Atom merupakan partikel yang berbentuk seperti bola pejal dengan muatan positif,dan didalamnya tersebar muatan negatif”.Bola atom ini bisa diumpamakan seperti jambu biji yang terkelupas kulitnya.Electron di dalam atom persis seperti biji jambu yang tersebar merata di dalam jambu.Teori Thomson ini memperbaiki kelemahan dari teori atom Dalton sebelumnya.
Kelemahan:
Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola tersebut.
c. Teori Atom Rutherford
Rutherford dibantu oleh dua orang muridnya yakni,Hans Geigerden dan Ernes Masreden.Mereka melakukan percobaan yang dikenal dengan sebutan hamburan sinar alfa di suatu lempeng emas tipis.
Sebelum melakukan percobaan tersebut,terlebih dahulu telah ditemukan partikel alfa yang mempunyai sifat positif dan bergerak lurus,serta berdaya tebus besar,sehingga dapat menembus lembaran tipis emas.
Kesimpulan dari teori atom Rutherford adalah:
· Atom bukan berbentuk bola pejal,karena hampir semua partikel alfa diteruskan.
· Jika lempeng emas itu dianggap sebagai lapisan atom-atom emas, maka di dalam atom emas didapat partikel yang sangat kecil bermuatan positif.
· Partikel positif itu merupakan partikel penyusun inti atom, dan ukuran inti atom lebih kecil 10.000 kali dari ukuran atom.
Kelemahan:
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.
d. Teori Atom Bohr
Seorang pakar fisika, Neils Bohr pada tahun 1913 berusaha untuk memperbaiki teori yang dikemukakan sebelumnya oleh Rutherford.Bohr melakukan sebuah percobaan yang dikenal dengan sebutan spektrum atom hidrogen.Teori Bohr menggabungkan antara teori mekanika kuantum yang ditemukan oleh Planck dengan teori Rutherford yang ditemukan oleh Rutherford.Selanjutnya, Bohr mengungkapkan empat postulatnya,yakni:
· Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang boleh bagi satu elektron dalam satu atom hidrogen.
· Selama elektron berada di lintasan stationer, energi elektron akan tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan atau diserap
· Elektron dapat berpindah dari satu lintasan stationer ke lintasan stationer yang lain.
· Lintasan stationer yang dibolehkan memiliki besaran dengan sifat-sifat tertentu,terutama sifat yang disebut momentum sudut.
Kelemahan:
Model ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.
e. Teori Atom Modern
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).Sebelum Erwin Schrodinger,seorang ahli dari Jerman Wernner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan,yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.
Partikel-Partikel Atom
a. Partikel Subatom
Meskipun definisi atom menjelaskan bahwa atom adalah bagian terkecil dari material yang tidak dapat dibagi-bagi,namun dalam ilmu modern, atom sendiri tersusun dari beberapa partikel subatom. Partikel subatom tersebut meliputi proton,elektron dan neutron.
b. Inti Atom
Inti atom terdiri atas proton dan neutron yang terikat di inti atom oleh suatu gaya elektromagnetik. Proton dan nutron ini disebut nucleon atau penyusun inti.
c. Awan Elektron
Awan partikelektron adalah suatu daerah dalam sumur potensi dimana tiap-tiap elektron menghasilkan sejenis gelombang diam (gelombang yang tidak bergerak).
1.2. Quark
Cerita tentang quark bermula dari penemuan bahwa atom bukanlah obyek terkecil di alam ini. Atom tersusun atas inti atom yang kecil dan dikelilingi awan-awan elektron. Didalam inti atom sendiri terdapat neutron dan proton.
Elektron dan muon beserta pasangan neutrinonya tergolong dalam lepton,yang intinya partikel lemah karena hanya merasakan interaksi elektro-lemah. Sedangkan proton dan neutron selain merasakan interaksi elektro-lemah juga merasakan interaksi kuat (gaya kuat). Melalui percobaan fisika ditemukan bahwa di dalam tiap neutron dan proton itu ada partikel yang lebih kecil yang disebut quark. Berbeda dengan elektron yang bebas berkelana, quark terikat kuat di dalam hadron. Hadron sendiri sebenarnya masih dikelompokkan dalam dua sub kelas, yaitu baryon dan meson.
Dari penemuan itu, para fisikawan dunia kemudian mengembangkan suatu teori yang disebut Teori Model Standar (TMS). Menurut teori ini, jagat raya kita sangat luas dan kompleks tersusun dari dua jenis partikel sederhana,yaitu quark dan lepton. Ada enam macam quark,yaitu quark up (u),quark down (d), quark strange (s), quark charm (c), quark beauty (b) dan quark top (t),nama-nama ini hanyalah label dan tidak ada hubungannya dengan arti katanya. Sementara itu, partikel lepton juga ada enam, yaitu elektron (e), muon (u) tau (v), neutrino-elektron (ve), neutron-muon (v1), dan neutron tau (v2).
Tiap lepton dan quark mempunyai antipartikelnya masing-masing yang memiliki massa yang sama dengan partikel itu, tetapi memiliki muatan listrik yang berlawanan. Menurut Teori Model Standar, ada empat macam gaya yang bertanggung jawab dalam interaksi partikel-partikel ini: gaya gravitasi, gaya kuat, gaya lemah, dan gaya elektromagnetik.
Gaya gravitas bertanggung jawab pada benda-benda yang mempunyai massa. Gaya inilah yang bertanggung jawab pada peredaran planet-planet dan gerakan benda-benda luar angkasa lainnya. Gaya elektomagnetik merupakan gaya antara muatan-muatan listrik yang bertanggung jawab atas pembentukan molekul-molekul dan reaksi-reaksi kimia. Adapun gaya kuat merupakan gaya yang bekerja pada partikel-partikel di dalam inti atom atau gaya di antara quark dengan quark, gaya ini membuat proton dengan proton terikat erat di dalam inti atom, walaupun muatan listriknya berlawanan. Sementara itu, gaya lemah adalah gaya yang bertanggung jawab pada proses peluruhan zat-zat radioaktif.
1.3. Aksiologi Dari Atom sampai Quark
Melalui percobaan fisika bahwa di dalam tiap neutron dan proton itu ada partikel yang lebih kecil yang disebut quark. Maka dari sini atom bukanlah obyek terkecil di alam ini. Atom tersusun atas inti atom yang kecil dan dikelilingi awan-awan elektron. Didalam inti atom sendiri terdapat neutron dan proton.Sehingga dari penemuan ini kita bisa mengetahui bahwa ternyata atom bukan partikel terkecil tetapi masih ada partikel yang lebih kecil lagi yaitu quark.
Penemuan ini sangat membantu dalam menambah wawasan seseorang yang belum sama sekali mengetahui hal tersebut,oleh karena itu kita sebagai seseorang yg sudah mengetahui hal tersebut,bisa menyampaikannya dengan bahasa dan etika yang baik agar dapat diterima dan dipahami dengan baik bahwsannya memang benar dan bukan lagi opini.
2. Lubang Hitam
Lubang hitam adalah bagian dari ruang waktu yang merupakan gravitasi paling kuat,bahkan cahaya tidak bisa kabur.
Asal-Mula Lubang Hitam
Pada mulanya, bintang terbentuk dengan kondisi dimana tingkat radiasi dan gravitasinya seimbang. Saat bintang kehabisan bahan bakar untuk melakukan fusi, tingkat radiasi keluar semakin melemah dibanding dengan gaya gravitasi ke dalam. Dari sana, bintang mengalami kolaps, dan kemudian mengalami sebuah ledakan supernova. Dalam ledakan ini ,ada dua kemungkinan hasilnya. Salah satu diantaranya adalah lubang hitam.
Proses Terbentuknya Lubang Hitam
Ukuran kritis bintang yang harus dicapai untuk menjadi cukup padat yang diambil dari cahaya dapat terjerat (terperangkap) disebut radius Schwarzschild ahli astrofisika Jerman Karl Schwarzschild (1873-1916). Radius Schwarzschild bertindak sebagai bahan informasi untuk setiap peristiwa yang terjadi setelah bintang menyusut (mengempis) menjadi lebih kecil dari ukuran kritis. Karena tidak ada cahaya foton yang dapat melepas,maka pengamat yang berada diluar bintang tidak pernah melihat apa yang sedang berlangsung pada waktu berikutnya. Pengamat dapat melihat penyusunan bintang pada ukuran mendekati radius Schwarzschild karena foton-foton ini dapat mencapainya. Jika bintang terus menerus memancarkan cahaya selama pengempisannya maka pengamat yang berada di luar bintang memerlukan cahaya semakin bergeser ke warna merah ketika bintang semakin mendekati radius Schwarzschild. Tetapi karena bintang menyusut, medan gravitasi yang kuat mengakibatkan interval kedatangan foton pada sebuah jarak dengan pengamat semakin panjang.
Foton terakhir yang diemisikan oleh bintang ketika ukurannya lebih kecil dari radius Schwarzschild tidak akan pernah mencapai pengamat, dan karenanya pengamat tidak pernah melihat penyusutan bintang terakhir. Dari sudut padat pengamat yang berada di luar, bintang selalu menyusut meskipun lebih lambat, maka sebuah benda (bintang) yang ukurannya lebih kecil dari radius Schwarzschild dapat disebut sebuah collapsar (benda kempis) atau lubang hitam. Maka, lubang hitam tercipta jika sebuah bintang mati runtuh atau dua bintang bertabrakan.
Setiap radiasi atau materi yang jatuh ke dalam sebuah lubang hitam akan memperoleh energi. Jika materi yang jatuh ini diionisasikan, maka kecepatan partikel-partikel yang diberi muatan oleh gravitasi menyebabkan emisi radiasi elektromagnetik dapat terlepas ke angkasa, asalkan emisi ini terjadi diluar radius Schwarzschild. Gaya gravitasi dekat lubang hitam akan memeras (squeeze) materi dan bila gas ditekan akan menjadi panas. Panas ini mengionisasikan atom dan gas terionisasi mempercepat ke dalam medan gravitasional. Akhirnya, gas menjadi cukup panas (sejuta derajat kelvin) sehingga memancarkan sinar X. karena itu, lubang hitam dapat dilihat dengan teleskop sinar X.
Apakah ahli astronomi melihat sumber sinar X? Jawabannya: ya, melalui satelit sinar X yang diluncurkan ke dalam orbit pada tahun 1969. Teleskop sinar X dalam satelit mengamati (scan) area-area langit yang luas dan mendapatkan sejumlah sumber sinar X. Salah satunya dalam konstelasi Cygnus yang disebut Cygnus X-1. (Cyg X-1) yang mempunyai sifat aneh kerdipan (flickering) secara cepat, dalam waktu kurang dari 10 mili sekon (0,01 sekon). Hal ini menunjukkan bahwa daerah yang mengemisikan sinar X harus mempunyai diameter kurang dari 0,01 sekon cahaya (= 3.000 km). Pada tahun 1971 ahli astronomi radio menemukan emisi radio dari Cyg X-1 dan dapat menunjukan (pinpoint) lokasinya. Benda ini menjadi calon utama (prime candidate) dalam penyelidikan lubang hitam. Keadaan akhir lubang hitam menunjukkan sebuah teka-teki yang menyulitkan (irritating puzzle) terhadap teoretisi (theoretician), karena ia tidak pernah dapat mengamati apa yang sedang terjadi di dalam radius Schwarzschild.
Dalam teori relativitas umum, Einsten menunjukkan bahwa medan gravitasi beraksi terhadap ruang yang melengkung. Salah satu pengaruh yang dramatis dari teori ini adalah bahwa cahaya tidak dapat melepaskan diri dari benda yang memiliki gravitasi cukup kuat, benda ini adalah lubang hitam. Schwarzschild memperkirakan keberadaan singuralitas di pusatnya yaitu sebuah titik dimana semua yang ada didalam horison kejadian akan mengakhiri keberadaannya. Horison kejadian adalah batas berbentuk bola dari suatu lubang hitam dilihat dari sisi dalam, yang dari dalamnya tak satu pun benda atau cahaya dapat keluar.
Schwarzschild membuktikan bahwa radius lubang hitam (radius Schwarzschild) R dapat dihubungkan dengan massanya M mengikuti persamaan R=2 GM/C2 dimana G adalah konstanta gravitasi universal, dan C adalah kecepatan cahaya. Jika bumi menyusut tanpa kehilangan massanya, maka bumi akan berdiameter (D = 2R) kira-kira 18 mm sebelum berubah menjadi sebuah lubang hitam. Inti galaksi yang terdiri atas milyaran bintang akan menyusut menjadi sebuah lubang hitam apabila semua bintang itu di masukkan ke dalam ruang yang tidak lebih besar dari tata surya kita.
Menurut Schwarzscild, pesawat antariksa yang telah berada di dalam lubang hitam akan ditarik secara paksa ke arah pusat lubang hitam sampai tercabik-cabik oleh medan gravitasi yang sangat kuat jika pesawat tersebut semakin mendekati pusat lubang hitam tersebut. Lubang hitam mengintai setiap penghuni planet di pusat galaksi dan akan menelan bintang-bintang disekitarnya sehingga menjadi semakin berat dan makin kuat.
Semakin kecil massa lubang hitam, semakin tinggi temperaturnya dan semakin cepat lubang hitam itu menguap. Jika massanya lebih dari 109 ton maka waktu yang diperlukan untuk menguap lebih lama daripada umur bintang tertua. Radius Schwarzscild yang sesuai dengan massa ini kira-kira sama dengan diameter inti atom. Lubang hitam pada pusat galaksi jauh lebih masif (massive) dan akan ditarik semua materi (di sekitarnya yang memancarkan radiasi energi ketika materi itu bergerak menuju horison kejadian).
Penemuan Lubang Hitam Super Besar di Alam Semesta Menantang Ilmu Fisika
Para ilmuwan mengungkapkan, penemuan lubang hitam super besar dari masa awal alam semesta, diperkirakan akan mengubah ilmu fisika. Dalam jurnal berjudul ‘Nature’ disebut, sekelompok tim astronom internasional mendeteksi lubang hitam sebesar 12 miliar kali massa Matahari. Lubang hitam, yang berbentuk 900 juta tahun setelah ‘Big Bag’ atau ledakan dahsyat, adalah sumber dari sinar yang kuat dari obyek terang, yang dikenal sebagai ‘quasar’.
“Ketika kami menemukan lubang hitam super besar ini, kami sangat gembira karena kami telah menemukan sesuatu yang kami pikir tak pernah bisa temukan sebelumnya,” ungkap Dr Fuyan Bian dari Universitas Nasional Australia.
“Quasar ini sangat unik, sama seperti mercusuar terang di alam semesta, cahayanya yang bersinar akan membantu kami menyelidiki lebih lanjut tentang pembentukan awal alam semesta,” tutur Xue-Bing.
Namun, penemuan lubang hitam super besar yang memberi daya pada ‘quasar’, menimbulkan misteri: bagaimana lubang hitam raksasa seperti itu bisa tumbuh begitu cepat di masa awal semesta?. “Sangat sulit untuk membuat lubang hitam super besar seperti ini pada masa awal alam semesta. Kami perlu menemukan beberapa teori baru yang dapat menumbuhkan lubang hitam superbesar jauh lebih cepat dari yang kita duga,” jelas Xue-Bing. Lubang hitam super besar diyakini telah terbentuk dalam hubungannya dengan galaksi di masa awal alam semesta, tapi menurut teori saat ini, harus ada keseimbangan kekuatan yang hati-hati untuk menciptakan sebuah lubang hitam. Ketika obyek berakselerasi menuju lubang hitam di bawah gravitasi, ia memanas, memancarkan jumlah energi yang luar biasa dalam bentuk ‘quasar’. “Dengan lubang hitam super besar ini di masa awal pembentukan alam semesta, teori itu tak bisa dipakai. Sudah waktunya ada hipotesis baru dan beberapa teori fisika baru,” tutur Dr. Fuyan.
Menyikapi dari Adanya Lubang Hitam
Kita tahu bahwasanya lubang hitam itu terbentuk dengan kondisi dimana tingkat radiasi dan gravitasinya seimbang.Lubang hitam tercipta jika sebuah bintang mati runtuh atau dua bintang bertabrakan.Kemudian,ketika Para ilmuwan mengungkapkan, penemuan lubang hitam super besar dari masa awal alam semesta, diperkirakan akan mengubah ilmu fisika. . “Dengan lubang hitam super besar ini di masa awal pembentukan alam semesta, teori itu tak bisa dipakai. Sudah waktunya ada hipotesis baru dan beberapa teori fisika baru,” tutur Dr. Fuyan.
Maka disinilah kita sebagai pembaca yang baik kiranya berpikir positif mengenai penemuan para ilmuwan agar tidak langsung mempercayai bahwasannya, terdapat lubang hitam super besar di awal alam semesta. Kita bisa mencari pengetahuan tersebut dari berbagai sumber agar kita mengetahui dan memahami kebenaran adanya lubang hitam di awal masa alam semesta.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan, memberikan banyak kemudahan serta manfaat positif bagi kehidupan manusia.
Sains sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam.Sains merupakan ilmu yang mempelajari alam semesta beserta seluruh isinya.Seseorang yang ahli dibidang sains dikenal dengan sebutan saintis.
Teknologi telah mempengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara.Di banyak kelompok masyarakat,teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang.Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki ,yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam,merugikan,dan merusak bumi dan lingkungannya.Sehingga perlu adanya kesadaran pada diri sendiri dalam menggunakan teknologi.
B. Saran
Penulis menyarankan agar pembaca lebih memperbanyak lagi referensi-referensi mengenai Temuan-temuan Sains selain makalah ini. Hal ini dikarenakan oleh keterbatasan penulis dalam mencari referensi-referensi dalam penyusunan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. Pengertian Sains Teknologi Menurut Para Ahli, (online),
Sasrawan, Hedi. 2013. Pengertian Atom, (online),
http://hedisasrawan.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-atom-artikel-lengkap.html, diakses 07 April 2018.
Anonim. Pengertian Atom, (online),
http://www.sumberpengertian.co/pengertian-atom, diakses 07 April 2018.
Cernauti, Regiunea. 2012. Teori Perkembangan Atom, (online),
http://regiunea-cernauti.blogspot.co.id/2012/12/teori-perkembangan-atom-dari-dulu.html, diakses 08 April 2018.
Altruizta. 2008. Atom Bukanlah Materi Terkecil Benda, (online),
http://altruizta.blogspot.co.id/2008/01/atom-bukanlah-materi-terkecil-benda_13.html,diakses 08 April 2018.
Wikipedia . Lubang Hitam, (online),
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam, diakses 09 April 2018.
Radioaustralia, m. 2015. Penemuan Lubang Hitam Super Besar di Alam Semesta Menentang Ilmu Fisika, (online),
Tjasyono, Bayong. 2011. Ilmu Kebumian dan Antariksa. Bandung : ROSDA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar