MAKALAH
Komputerisasi Pembelajaran Fisika
Disusun Oleh:
Musliana_H0417328
Dosen Pengampu: Musdar M S.Pd.,M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SULAWESI BARAT
MAJENE
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat yang mana makhluk-Nya pun tidak akan menyadari begitu banyak nikmat yang telah didapatkan dari Allah SWT. Selain itu, kami juga merasa sangat bersyukur karena telah mendapatkan hidayah-Nya baik kesehatan maupun pikiran.
Dengan nikmat dan hidayah-Nya pula kami dapat menyelesaikan penulisan tugas mata kuliah Komputerisasi Pembelajaran Fisika dengan topik inti “Moodle” ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Musdar M S.Pd,.M.Pd. Selaku dosen pengampu mata kuliah Komputerisasi Pembelajaran Fisika serta semua pihak yang turut membantu proses penyusunan makalah ini.
Kami menyadari makalah ini masih bersifat sederhana dan terbatas baik isi maupun kajiannya.Oleh karena itu,diperlukan saran dan kritik guna memperbaiki penyusunan makalah selanjutnya.
Demikian, semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan memberi manfaat bagi pembaca dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan pengantar pendidikan.
Majene, September 2019
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar.............................................................................................. i
Daftar Isi....................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang....................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................... 2
C. Tujuan..................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Moodle.................................................................... 3
B. Sejarah Moodle........................................................................ 4
C. Manfaat Moodle dalam Dunia Pendidikan ............................ 6
D. Bagaimana penampakannya Moodle....................................... 9
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................... 10
B. Saran .................................................................................... 11
Daftar Pustaka............................................................................................ 12
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi banyak membawa dampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan dewasa ini. Pendidikan formal, informal, dan non formal dapat menikmati fasilitas teknologi informasi dari yang sederhana sampai kepada yang canggih. Cyber atau electronic learning (E-Learning) pada hakekatnya belajar, atau pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi komputer atau internet. Teknologi belajar seperti itu bisa juga disebut sebagai belajar atau pembelajaran berbasis Web (web based instruction).Format-format pendidikan yang mungkin tersedia di abad ke-21 yaitu Cyber (E-Learning) yang merupakan belajar atau pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi komputer dan atau internet, open/distance learning yaitu model belajar jarak jauh, dimana guru/pelatih dan peserta didik tidak berada dalam satu tempat dan waktu yang sama, serta tidak bertatap muka secara fisik langsung. Banyak pilihan bagi praktisi pendidikan untuk memanfaatkan TIK dalam proses pembelajarannya, antara lain: Moddle, Camtasia, Macromedia Flash Player, Prototype, Edmodo dan lain-lain.Pemanfaatan teknologi internet untuk pendidikan di Indonesia secara resmi dimulai sejak dibentuknya telematika tahun 1996. Masih di tahun yang sama dibentuk Asian Internet Interconnections Initiatives. Jaringan yang dikoordinasi oleh ITB ini bertujuan untuk pengenalan dan pengembangan teknologi internet untuk pendidikan dan riset, pengembangan backbone internet pendidikan dan riset di kawasan Asia Pasifik bersama-sama perguruan tinggi di kawasan ASEAN dan Jepang, serta pengembangan informasi internet yang meliputi aspek ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, sosial, dan ekonomi.Seiring dengan perkembangan teknologi internet di dunia, masyarakat dunia mulai terkoneksi dengan internet. Kebutuhan akan informasi yang cepat diperoleh menjadi mutlak, dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Disinilah muncul sebutan Learning Management System atau biasa disingkat dengan LMS.
Perkembangan LMS yang semakin pesat membuat pemikiran baru untuk mengatasi masalah interoperability antar LMS yang ada dengan suatu standar.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian Moodle?
2. Bagaimana sejarah Moodle?
3. Jelaskan manfaat moodle dalam Dunia Pendidikan?
4. Bagaimana penampakan moodle
C. Tujuan
1. Mengetahui apa itu moodle
2. Memahami sejarah awal moodle
3. Memahami manfaat penggunaan moodle dalam Dunia Pendidikan
4. Mengetahui penampakan moodle
BAB II
PEMBAHASAN
D. Apa itu Moodle
Moodle merupakan aplikasi berbasis web yang memberikan layanan pembelajaran online. Pengguna moodle terdiri dari guru,murid,serta terdapat materi pelajaran yang diajarkan.
Pada Moodle, kita mengenal course. Pada course ini guru akan menambahkan resources dan acitivities untuk diselesaikan murid-muridnya. Course ini dapat berupa halaman yang dapat didownload, atau proses interaktif yang cukup rumit.
Murid dapat didaftarkan oleh guru itu sendiri, didaftarkan oleh administrator, atau murid dapat juga mendaftar sendiri.
Murid dapat didaftarkan oleh guru itu sendiri, didaftarkan oleh administrator, atau murid dapat juga mendaftar sendiri.
Dalam online Learning Management system ini, siswa dapat berinteraksi menggunakan Moodle dan guru dapat memantau perkembangan pembelajaran dari murid-muridnya. Interaksi antara siswa dan guru dijelaskan lebih lanjut dalam dokumentasi mengenai activities. Untuk tool-tool yang bertujuan untuk kolaborasi, guru dan juga para murid dapat berkolaborasi pada forum, wiki, glosarry, database activities dan lain sebagainya.
Seperti halnya ada kerja kelompok dalam dalam dunia nyata, Moodle juga mampu melakukan pembuatan group untuk siswa-siswanya. Pembuatan group ini tentu berkaitan dengan course yang sedang dijalankan.
Untuk mencatat penjadwalan aktivitas-aktivitas yang penting, Moodle juga memberikan fitur All-in-one calender yang dapat mengingatkan kita mengenai kalender akademik, deadline course, group meeting dan event-event yang lain.
Berkaitan dengan tracking course-course yang dijalankan, guru dapat melakukan tracking kemajuan study dari murid-muridnya. Dari sisi murid atau
siswa, maka siswa juga dapat memantau course-sourse yang sedang course-sourse yang sed
ang dia ikuti.
E. Sejarah Moodle
Aplikasi Moodle dikembangkan pertama kali oleh Martin Dougiamas pada Agustus 2002 dengan Moodle Versi 1.0. Saat ini Moodle bisa dipakai oleh siapa saja secara Open Source. Sistem yang dibutuhkan agar aplikasi Moodle ini dapat berjalan dengan baik adalah sebagai berikut:
Ø Apache Web Server
Ø PHP
Ø Database My SQ Latau Postgre SQL
Dengan menggunakan Moodle kita dapat membangun sistem dengan konsep E-Learning (pembelajaran secara elektronik) ataupun Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan konsep ini sistem belajar mengajar akan tidak terbatas ruang dan waktu. Seorang dosen/guru/pengajar dapat memberikan materi kuliah dari mana saja.Begitu juga seorang mahasiswa/siswa dapat mengikuti kuliah dari mana saja.
Bahkan proses kegiatan test ataupun kuis dapat dilakukan dengan jarak jauh. Seorang dosen/guru/pengajar dapat membuat materi soal ujian secara online dengan sangat mudah. Sekaligus juga proses ujian atau kuis tersebut dapat dilakukan secara online sehingga tidak membutuhkan kehadiran peserta ujian dalam suatu tempat. Peserta ujian dapat mengikuti ujian di rumah, kantor, warnet bahkan di saat perjalanan dengan membawa laptop dan mendukung koneksi internet.
Berbagai bentuk materi pembelajaran dapat dimasukkan dalam aplikasi Moodle ini. Berbagai sumber (resource) dapat ditempelkan sebagai materi
pembelajaran. Naskah tulisan yang ditulis dari aplikasi pengolah kata Microsoft Word, materi presentasi yang berasal dari Microsoft Power Point, Animasi Flash dan bahkan materi dalam format audio dan video dapat ditempelkan sebagai materi pembelajaran.
Berikut ini beberapa aktivitas pembelajaran yang didukung oleh Moodle adalah sebagai berikut:
Ø Assignment : Fasilitas ini digunakan untuk memberikan penugasan kepada peserta pembelajaran secara online. Peserta pembelajaran dapat mengakses materi tugas dan mengumpulkan hasil tugas mereka dengan mengirimkan file hasil pekerjaan mereka.
Ø Chat :Fasilitas ini digunakan untuk melakukan proses chatting (percakapan online). Antara pengajar dan peserta pembelajaran dapat melakukan dialog teks secara online.
Ø Forum : Sebuah forum diskusi secara online dapat diciptakan dalam membahas suatu materi pembelajaran. Antara pengajar dan peserta pembelajaran dapat membahas topik-topik belajar dalam suatu forum diskusi.
Ø Kuis : Dengan fasilitas ini memungkinkan untuk dilakukan ujian ataupun test secara online.
Ø Survey : Fasilitas ini digunakan untuk melakukan jajak pendapat.
Moodle juga menyediakan kemudahan untuk mengganti model tampilan (themes) website e-learning dengan menggunakan teknik template. Beberapa model themes yang menarik telah disediakan oleh Moodle. Selain itu tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk merancang dan membuat bentuk tampilan (themes) sendiri.
Moodle juga menyediakan kemudahan untuk mengganti model tampilan (themes) website e-learning dengan menggunakan teknik template. Beberapa model themes yang menarik telah disediakan oleh Moodle. Selain itu tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk merancang dan membuat bentuk tampilan (themes) sendiri.
Ø Bahasa : Beberapa pilihan bahasa juga telah disediakan oleh aplikasi Moodle. Dukungan terhadap bahasa tertentu ini terus berkembang dan dapat di dapatkan dengan cara men-download-nya dari website Moodle. Saat ini penggunaan bahasa Indonesia juga telah didukung oleh
Moodle.Sehingga website pembelajaran yang kita buat tersebut tampil dalam bahasa Indonesia.
Moodle mendukung pendistribusian paket pembelajaran dalam format SCORM (Shareble Content Object Reference Model). SCORM adalah standard pendistribusian paket pembelajaran elektronik yang dapat digunakan untuk menampung berbagai macam format materi pembelajaran, baik dalam bentuk teks, animasi, audio dan video. Dengan menggunakan format SCORM maka materi pembelajaran dapat digunakan dimana saja pada aplikasi e-learning lain yang mendukung SCORM. Saat ini telah banyak aplikasi e-learning yang mendukung format SCORM ini. Dengan demikian maka antar lembaga pendidikan, sekolah ataupun kampus dapat saling berganti materi e-learning untuk saling mendukung materi pembelajaran elektronik ini. Dosen atau pengajar cukup membuat sebuah materi e-learning dan menyimpannya dalam file dengan format SCORM dan memberikan materi pembelajaran tersebut dimanapun dosen atau pengajar itu bertugas.
F. Manfaat Moodle/E-Learning dalam Dunia Pendidikan
Moodle adalah nama sebuah program yang menawarkan dan membenarkan kelas pembelajaran diadakan dalam bentuk web. Program ini menyediakan tempat bagi para peserta didik mendapatkan seberapa banyak sumber di dalam kelas. Dengan penggunaan aplikasi moodle, seorang guru mampu memberikan informasi, memberikan tugas dan memberikan sumber-sumber belajar kepada peserta didik.
Perkembangan teknologi informasi sangat cepat dan menawarkan banyak kemudahan bagi manusia dalam memperoleh informasi, pemenuhan manusia akan informasi sekarang ini menjadi begitu mudah dengan hadirnya internet yang memberikan layanan transfer informasi dalam jangka waktu yang cepat.
Perkembangan teknologi internet memunculkan aplikasi baru termasuk di bidang pendidikan, salah satu manfaat teknologi dalam bidang pendidikan adalah sebagai
Perkembangan teknologi internet memunculkan aplikasi baru termasuk di bidang pendidikan, salah satu manfaat teknologi dalam bidang pendidikan adalah sebagai
sarana pembelajaran. Teknologi dalam bidang pembelajaran ini dikenal dengan sebutan e-learning.
Proses belajar mengajar yang biasanya dilakukan di kelas, dapat dilakukan melalui internet secara jarak jauh tanpa harus tatap muka, melalui teknologi ini seorang guru mengajar di depan sebuah layar komputer yang terhubung internet yang ada di suatu tempat, sedangkan para siswa mengikuti pembelajaran dari komputer lain di tempat dan waktu yang berbeda.
Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Ø Informasi yang dibutuhkan untuk menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam mengakses tujuan pendidikan.
Ø Inovasi dalam pembelajaran tumbuh di hadapan e-learning inovasi yang lebih memudahkan proses pendidikan.
Ø Kemajuan TIK juga akan memungkinkan pengembangan teleconference kelas virtual atau kelas yang berbasis yang tidak memerlukan pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
Ø Sistem administrasi pada lembaga pendidikan akan lebih mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
Ø Munculnya metode pembelajaran yang baru, yang memungkinkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi menciptakan metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi yang abstrak, karena materi dapat dibuat dengan bantuan teknologi abstrak.
Ø Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dan guru, tetapi juga dapat menggunakan layanan pos, internet dan lain-lain.
Ø Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
Ø ICT sebagai sistem pendukung keputusan dalam dunia pendidikan. Guru meningkatkan kompetensi mereka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan profil lembaga pendidikan yang diakui oleh Pemerintah.
Ø Berbagi hasil penelitian, penelitian yang dipublikasikan dalam internet akan mudah digunakan oleh orang lain di seluruh penjuru dunia dengan cepat.
Ø Perpustakaan online, perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
Ø Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
Ø Kelas online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka. “Computer Aided Instruction” telah melihat sedikit peningkatan kinerja siswa pada pilihan ganda, pengujian standar di beberapa daerah. Computer Aided (atau dibantu) Instruksi (CAI), yang umumnya mengacu pada siswa belajar mandiri atau tutorial pada PC, telah terbukti sedikit meningkatkan nilai tes siswa dalam membaca dan matematika keterampilan atau mata pelajaran lain, meskipun apakah peningkatan ini berkorelasi dengan peningkatan yang signifikan dalam belajar siswa.
Dampak Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan
Ada biaya besar yang terlibat antara siswa miskin dan pendidikan yang bisa berakhir menjadi kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor kesenjangan digital. Beberapa dampak negatif dari adanya Komunikasi Teknologi Informasi dalam pendidikan, antara lain:
Ada biaya besar yang terlibat antara siswa miskin dan pendidikan yang bisa berakhir menjadi kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor kesenjangan digital. Beberapa dampak negatif dari adanya Komunikasi Teknologi Informasi dalam pendidikan, antara lain:
Ø Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak pidana. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi e-book tinggi berpengetahuan tetapi moral yang rendah. Misalnya, dengan ilmu komputer yang
Ø tinggi maka orang akan mencoba untuk menerobos sistem perbankan dan lain-lain.
Ø Tidak membuat TI sebagai media atau sarana hanya dalam belajar, misalnya, kita tidak hanya men-download, tapi masih membeli buku cetak, tidak hanya mengunjungi perpustakaan digital, tetapi juga masih mengunjungi perpustakaan.
Ø Pertimbangkan penggunaan TI dalam pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang masih berada dalam kendali sementara membuat pembelajaran dengan TI. Analisis pro dan kontra penggunaan.
Ø Perlu untuk tujuan yang jelas. TI dipandang kurang efektif (atau tidak efektif) saat tujuan penggunaannya tidak jelas. Seperti untuk menggunakan internet untuk mencari video porno saat menggunakan komputer di sekolah.
Begitu pesatnya perkembangan informasi teknologi, khususnya di bidang pendidikan memaksa semua orang yang terlibat di dalamnya untuk merubah mind seat akan pentingnya TI dalam pembelajaran.
G. Tampilan Moodle


BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Moodle merupakan aplikasi berbasis web yang memberikan layanan pembelajaran online. Pengguna moodle terdiri dari guru,murid,serta terdapat materi pelajaran yang diajarkan.
Aplikasi Moodle dikembangkan pertama kali oleh Martin Dougiamas pada Agustus 2002 dengan Moodle Versi 1.0. Saat ini Moodle bisa dipakai oleh siapa saja secara Open Source. Sistem yang dibutuhkan agar aplikasi Moodle ini dapat berjalan dengan baik adalah sebagai berikut:
Ø Apache Web Server
Ø PHP
Ø Database My SQ Latau Postgre SQL
Dengan menggunakan Moodle kita dapat membangun sistem dengan konsep E-Learning (pembelajaran secara elektronik) ataupun Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan konsep ini sistem belajar mengajar akan tidak terbatas ruang dan waktu. Seorang dosen/guru/pengajar dapat memberikan materi kuliah dari mana saja.Begitu juga seorang mahasiswa/siswa dapat mengikuti kuliah dari mana saja.
Moodle adalah nama sebuah program yang menawarkan dan membenarkan kelas pembelajaran diadakan dalam bentuk web. Program ini menyediakan tempat bagi para peserta didik mendapatkan seberapa banyak sumber di dalam kelas. Dengan penggunaan aplikasi moodle, seorang guru mampu memberikan informasi, memberikan tugas dan memberikan sumber-sumber belajar kepada peserta didik.
B. Saran
Kami menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kata sempurna,maka saran dan kritik kami harapakan dari pembaca untuk menjadi pembelajaran dalam pembuatan makalah selanjutnya.
Daftar Pustaka
Anonim. Moodle.(online)
https://www.proweb.co.id/articles/hrm/moodle.html. Diakses 21 Septembaer 2019
Rizal.Akhmad .2016. Manfaat-dan-kendala-lms-dalam-pembelajaran-disekolah.(online)
https://akhmadrizalblog.wordpress.com/2016/02/06/manfaat-dan-kendala-lms-dalam-pembelajaran-di-sekolah/ Diakses 21 Septembaer 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar