MAKALAH
TELAAH KURIKULUM FISIKA
Disusun Oleh:
Rey Fadli Umar_H0417335
Rosmiati_H0417016
Musliana_H0417328
Husniada_H0417322
Ratna_H0416503
Dosen Pengampu: Mutmainna S.Pd,M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SULAWESI BARAT
MAJENE
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat yang mana makhluk-Nya pun tidak akan menyadari begitu banyak nikmat yang telah didapatkan dari Allah SWT. Selain itu, kami juga merasa sangat bersyukur karena telah mendapatkan hidayah-Nya baik kesehatan maupun pikiran.
Dengan nikmat dan hidayah-Nya pula kami dapat menyelesaikan penulisan tugas mata kuliah Fisika Modern dengan topik inti “Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Fisika SMA/MA ” ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Mutmaiina S.Pd,.M.Pd. Selaku dosen pengampu mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika serta semua pihak yang turut membantu proses penyusunan makalah ini.
Kami menyadari makalah ini masih bersifat sederhana dan terbatas baik isi maupun kajiannya.Oleh karena itu,diperlukan saran dan kritik guna memperbaiki penyusunan makalah selanjutnya.
Demikian, semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan memberi manfaat bagi pembaca dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan pengantar pendidikan.
Majene, Oktober 2019
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar.............................................................................................. i
Daftar Isi................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang....................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................... 2
C. Tujuan..................................................................................... 2
D. Manfaat.................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Kompetensi Inti...................................................... 3
B. Pengertian Kompetensi Dasar................................................... 7
C. Contoh Keterkaitan KI dan KD............................................... 16
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................... 19
B. Saran .................................................................................... 20
Daftar Pustaka............................................................................................ 21
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan menjadi pilar utama bagi proses perubahan tingkah laku pada setiap manusia. Interaksi antar individu dan lingkungan menjadi salah satu proses pendidikan. Selain itu, pendidikan menjadi salah satu upaya bagi manusia, untuk mencapai suatu tingkat kemajuan dan sebagai sarana untuk membebaskan dirinya dari keterbelakangan pengetahuan, sehungga manusia mampu mengikuti arah per-kembangan pengetahuan tersebuat.
Tujuan utama pendidikan ialah belajar mengajar. Dalam aplikasinya bela-jar mengajar yang penting adalah proses bukan hasil akhir yang diproleh. Dengan kata lain dalam proses ini, seseorang dituntut untuk mengoktimalkan segala aspek yang ada dalam dirinya, adapun kehadiran orang lain hanyalah sebagai perantara untuk mencapai keberhasilan dari suatu hal yang tengah dipelajarinya. Keberhasi-lan kegiatan belajar mengajar menentukan keberhasilan guru di sekolah dalam melaksanakan pendidikan. Oleh karena itu, seseorang guru yang berhasil akan se-lalu memperhatikan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum.
Kurikulum 2013 memang telah disahkan oleh pemerintah, namun dalam penerapannya di berbagai sekolah tidak sedikit yang belum menggunakan kurikulum ini sebagai pedoman proses pembelajaran. Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud berencana menerapkannya tahun 2015. Meski begitu, sosialisasi kurikulum 2013 ini pun, sampai saat ini masih gencar dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait untuk membekali guru-guru dalam menghadapi kurikulum 2013 yang seharusnya sudah serempak digunakan oleh semua sekolah. Mengapa demikian? Karena unsur-unsur dalam kurikulum 2013 ini begitu banyak yang berubah sehingga menyebabkan kurikulum ini sulit untuk diterapkan. Tidak siapnya para guru dalam memahami perubahan juga termasuk salah satu penghambat kurikulum ini. Salah satu hal perubahan yang dimakud adalah SK (Standar Kompetensi) yang semula ada di kurikulum sebelumnya kini ditiadakan dan sebagai gantinya adalah KI (Komprtensi Inti). Begitu juga dengan diintegrasikannya beberapa mata pelajaran menjadi suatu tema-tema tertentu (integratif). Oleh karena itu, sebagai calon guru yang akan menghadapi kurikulum 2013 ini diharapkan dapat lebih memahami tentang kurikulum tersebut dengan cara mengetahui beberapa unsur- unsur khas kurikulum 2013 yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Kompetensi Inti,dan Kompetensi Dasar
Kompetensi ini berfungsi sebagai unsur pengorganisasi terhadap keterkai-tan kompetensi dasar (KD) antara jenjang pendidikan, maupun pengorganisasi ke-terkaitan antara konten atau mata pelajaran yang dipelajari peserta didik. Adanya KI dan KD dalam setap pelajaran, tentunya sangat membantu bagi guru dalam melakukan proses pembelajaran, terutama pembelajaran bahasa Indonesia. Selain lebih terarah, waktu yang digunakan sangat efektif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal.
B. Rumusan Masalah
1. Jelaskan apa yang dimaksud Kompetensi Inti?
2. Jelaaskan apa yang dimaksud Kompetensi?
3. Bagaimana Penerapan Keterkaitan antara KI dan KD?
C. Tujuan
1. Mengetahui dari Kompetensi Inti
2. Memahami dari Kompetensi Dasar
3. Mengetahui Penerapan Keterkaitan antara KI dan KD
D. Manfaat
Dapat memberikan kontribusi berupa referensi kepada mahasiswa terutama untuk jurusan pendidikan fisika dalam proses belajar serta menambah pengetahuan pembaca dalam mata kuliah Telaah Kurikulum
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Secara hirarkis, Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan untuk menetapkan Kompetensi yang bersifat generik pada tiap Tingkat Kompetensi. Kompetensi yanag bersifat generik ini kemudian digunakan untuk menentukan kompetensi yang bersifat spesifik untuk tiap mata pelajaran. Selanjutnya, Kompetensi dan ruang lingkup materi digunakan untuk menentukan Kompetensi Dasar pada pengembangan kurikulum tingkat satuan dan jenjang pendidikan.
Kompetensi yang bersifat generik mencakup 3 (tiga) ranah yakni sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ranah sikap dipilah menjadi sikap spiritual dan sikap sosial. Pemilahan ini diperlukan untuk menekankan pentingnya keseimbangan fungsi sebagai manusia seutuhnya yang mencakup aspek spiritual dan aspek sosial sebagaimana diamanatkan dalam tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, Kompetensi yang bersifat generik terdiri atas 4 (empat) dimensi yang merepresentasikan sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan, yang selanjutnya disebut Kompetensi Inti (KI).
Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
1. Kompetensi Inti
Kompetensi Inti merupakan gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokan kedalam aspek sikap,pengetahuan,dan keterampilan ( afektif,kognitif,dan psikomotorik) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah,kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti adalah kemampuan yang harus dimiliki seorang peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran Kompetensi Dasar yang diorganisasikan dalam pendekatan pembelajaran siswa aktif.
Kompetensi Inti terdiri atas :
· KI-1 Berkaitan dengan Sikap Spiritual
· KI-2 Berkaitan dengan Sikap Sosial
· KI-3 Berkaitan dengan Pengetahuan
· KI-4 Berkaitan dengan Keterampilan
Bentuk Kompetensi Inti pada Mata Pelajaran Fisika SMA
KI
|
KELAS X
|
KELAS XI
|
KELAS XII
| |
1
|
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
|
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
|
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
| |
2
|
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
|
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
|
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
| |
3
|
|
Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
|
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
| |
4
|
|
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
|
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
|
2. Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari kompetensi inti. Kompetensi dasar dirumuskan untuk mencapai kompetensi inti. Rumusan kompetensi dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik,kemampuan awal,serta ciri dari suatu Matapelajaran. Kompetensi dasar dbagi menjadi empat kelompok sesuai dengan pengelompokkan kompetensi inti sebagai berikut:
· Kelompok 1 : kelompok kompetensi dasar sikap spiritual dalam rangka menjabarkan KI-1
· Kelompok 2 : kelompok kompetensi dasar sikap sosial dalam rangka menjabarkan KI-2
· Kelompok 3 : kompetensi dasar pengeahuan dalam rangka menjabarka KI-3; dan
· Kelompok 4 : kelompok kompetensi dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-4
Kompetensi Dasar Fisika diorganisasikan kedalam empat Kompetensi Inti (KI). Kompetensi Inti 1 berkaitan dengan sikapdiri terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kompetensi Inti 2 berkaitan dengan karakter diri dan sikap sosial. Kompetensi Inti 3 berisi KD tentang pengetahuan terhadap materi ajar, sedangkan Kompetensi Inti 4 berisi KD tentang Ilmu Pengetahuan Fisika.
Bentuk Kompetensi Dasar pada Mata Pelajaran Fisika SMA
KELAS
|
KD-3
|
KD-4
| ||
X
|
3.2 Menerapkan prinsip-prinsip pengukuran besaran fisis, ketepatan, ketelitian dan angka penting, serta notasi ilmiah
3.3 Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang (misalnya perpindahan)
3.4 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan kecepatan konstan (tetap) dan gerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut penerapannya dalam kehidupan sehari-hari misalnya keselamatan lalu lintas
3.5 Menganalisis gerak parabola dengan menggunakan vektor, berikut makna fisisnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
3.6 Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan (tetap) dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
3.7 Menganalisis interaksi pada gaya serta hubungan antara gaya, massa dan gerak lurus benda serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
3.8 Menganalisis keteraturan gerak planet dan satelit dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton
3.9 Menganalisis konsep energi, usaha (kerja), hubungan usaha (kerja) dan perubahan energi, hukum kekekalan energi, serta penerapannya dalam peristiwa sehari-hari
3.10 Menerapkan konsep momentum dan impuls, serta hukum kekekalan momentum dalam kehidupan sehari-hari
3.11 Menganalisis hubungan antara gaya dan getaran dalam kehidupan sehari-hari
|
4.2 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis berikut ketelitiannya dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat serta mengikuti kaidah angka penting untuk suatu penyelidikan ilmiah
4.3 Merancang percobaan untuk menentukan resultan vektor sebidang (misalnya perpindahan) beserta presentasi hasil dan makna fisisnya
4.4 Menyajikan data dan grafik hasil percobaan gerak benda untuk menyelidiki karakteristik gerak lurus dengan kecepatan konstan (tetap) dan gerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut makna fisisnya
4.5 Mempresentasikan data hasil percobaan gerak parabola dan makna fisisnya
4.6 Melakukan percobaan berikut presentasi hasilnya tentang gerak melingkar, makna fisis dan pemanfaatannya
4.7 Melakukan percobaan berikut presentasi hasilnya terkait gaya serta hubungan gaya, massa dan percepatan dalam gerak lurus benda dengan menerapkan metode ilmiah
4.8 Menyajikan karya mengenai gerak satelit buatan yang mengorbit bumi, pemanfaatan dan dampak yang ditimbulkannya dari penelusuran berbagai sumber informasi
4.9 Menerapkan metode ilmiah untuk mengajukan gagasan penyelesaian masalah gerak dalam kehidupan sehari-hari, yang berkaitan dengan konsep energi, usaha (kerja) dan hukum kekekalan energi
4.10 Menyajikan hasil pengujian penerapan hukum kekekalan momentum, misalnya bola jatuh bebas ke lantai dan roket sederhana
4.11 Melakukan percobaan getaran harmonis pada ayunan sederhana dan/atau getaran pegas berikut presentasi hasil percobaan serta makna fisisnya
| ||
XI
|
3.1 Menerapkan konsep torsi, momen inersia, titik berat, dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari-hari misalnya dalam olahraga
3.2 Menganalisis sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari hari
3.3 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dalam kehidupan sehari-hari
3.4 Menerapkan prinsip fluida dinamik dalam teknologi
3.5 Menganalisis pengaruh kalor dan perpindahan kalor yang meliputi karakteristik termal suatu bahan, kapasitas, dan konduktivitas kalor pada kehidupan sehari-hari
3.6 Menjelaskan teori kinetik gas dan karakteristik gas pada ruang tertutup
3.7 Menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan hukum Termodinamika
3.8 Menganalisis karakterisitik gelombang mekanik
3.9 Menganalisis besaran-besaran fisis gelombang berjalan dan gelombang stasioner pada berbagai kasus nyata
3.10 Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi dan cahaya dalam teknologi
3.11 Menganalisis cara kerja alat optik menggunakan sifat pemantulan dan pembiasan cahaya oleh cermin dan lensa
3.12 Menganalisis gejala pemanasan global dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan
|
4.1 Membuat karya yang menerapkan konsep titik berat dan kesetimbangan benda tegar
4.2 Melakukan percobaan tentang sifat elastisitas suatu bahan berikut presentasi hasil percobaan dan pemanfaatannya
4.3 Merancang dan melakukan percobaan yang memanfaatkan sifat-sifat fluida statik, berikut presentasi hasil percobaan dan pemanfaatannya
4.4 Membuat dan menguji proyek sederhana yang menerapkan prinsip dinamika fluida
4.5 Merancang dan melakukan percobaan tentang karakteristik termal suatu bahan, terutama terkait dengan kapasitas dan konduktivitas kalor, beserta presentasi hasil percobaan dan pemanfatannya
4.6 Menyajikan karya yang berkaitan dengan teori kinetik gas dan makna fisisnya
4.7 Membuat karya/model penerapan hukum I dan II Termodinamika berikut presentasi makna fisisnya
4.8 Melakukan percobaan tentang salah satu karakteristik gelombang mekanik berikut presentasi hasilnya
4.9 Melakukan percobaan gelombang berjalan dan gelombang stasioner, beserta presentasi hasil percobaan dan makna fisisnya
4.10 Melakukan percobaan tentang gelombang bunyi dan/atau cahaya, berikut presentasi hasil percobaan dan makna fisisnya misalnya sonometer, dan kisi difraksi
4.11 Membuat karya yang menerapkan prinsip pemantulan dan/atau pembiasan pada cermin dan lensa
4.12 Mengajukan ide/gagasan penyelesaian masalah pemanasan global sehubungan dengan gejala dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan
| ||
XII
|
3.1 Menganalisis prinsip kerja peralatan listrik searah (DC) berikut keselamatannya dalam kehidupan sehari-hari
3.2 Menganalisis muatan listrik, gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik serta penerapannya pada berbagai kasus
3.3 Menganalisis medan magnetik, induksi magnetik, dan gaya magnetik pada berbagai produk teknologi
3.4 Menganalisis fenomena induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari
3.5 Menganalisis rangkaian arus bolak-balik (AC) serta penerapannya
3.6 Menganalisis fenomena radiasi elektromagnetik, pemanfaatannya dalam teknologi, dan dampaknya pada kehidupan
3.7 Menjelaskan fenomena perubahan panjang, waktu, dan massa dikaitkan dengan kerangka acuan dan kesetaraan massa dengan energi dalam teori relativitas khusus
3.8 Menjelaskan secara kualitatif gejala kuantum yang mencakup sifat radiasi benda hitam, efek fotolistrik, efek Compton, dan sinar X dalam kehidupan sehari-hari
3.9 Menjelaskan konsep penyimpanan dan transmisi data dalam bentuk analog dan digital serta penerapannya dalam teknologi informasi dan komunikasi yang nyata dalam kehidupan sehari-hari
3.10 Menganalisis karakteristik inti atom, radioaktivitas, pemanfaatan, dampak, dan proteksinya dalam kehidupan sehari-hari
3.11 Menganalisis keterbatasan sumber energi dan dampaknya bagi kehidupan
|
4.1 Melakukan percobaan prinsip kerja rangkaian listrik searah (DC) dengan metode ilmiah berikut presentasi hasil percobaan
4.2 Melakukan percobaan berikut presentasi hasil percobaan kelistrikan (misalnya pengisian dan pengosongan kapasitor) dan manfaatnya dalam kehidupan sehari
4.3 Melakukan percobaan tentang induksi magnetik dan gaya magnetik disekitar kawat berarus listrik berikut presentasi hasilnya
4.4 Melakukan percobaan tentang induksi elektromagnetik berikut presentasi hasil percobaan dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari
4.5 Mempresentasikan prinsip kerja penerapan rangkaian arus bolak-balik (AC) dalam kehidupan sehari-hari
4.6Mempresentasikan manfaat dan dampak radiasi elektromagnetik pada kehidupan sehari-hari
4.7 Mempresentasikan konsep relativitas tentang panjang, waktu, massa, dan kesetaraan massa dengan energi
4.8 Menyajikan laporan tertulis dari berbagai sumber tentang penerapan efek fotolistrik, efek Compton, dan sinar X dalam kehidupan sehari-hari
4.9 Menyajikan karya hasil penelusuran informasi tentang transmisi dan penyimpanan data dalam bentuk analog dan digital serta penerapannya dalam teknologi informasi dan komunikasi (misalnya poster banner)
4.10 Menyajikan laporan tentang sumber radioaktif, radioaktivitas, pemanfaatan, dampak, dan proteksinya bagi kehidupan
4.11 Menyajikan ide/gagasan dampak keterbatasan sumber energi bagi kehidupan dan upaya penyelesaian masalah dengan energi alternatif
|
B. Contoh Keterkaitan KD dari KI-3,KI-4 dengan KD dari KI-2 dan KI-1
Mata Pelajaran : Fisika
Topik : Hakikat Fisika dan Pengukuran Besaran Fisis
Kompetensi Inti
|
Kompetensi Dasar
| |
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dn kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
| |
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
|
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tau;objektif;jujur;teliti;cermat;tekun; hati-hati;bertanggungjawab;terbuka;kritis;kreatif;inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
| |
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
|
3.1 Memahami hakikat fisika dan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan,ketelitian,dan aturan angka penting)
| |
|
4.1 Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat untuk suatu penyelidikan ilmiah.
|
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kompetensi Inti merupakan gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokan kedalam aspek sikap,pengetahuan,dan keterampilan ( afektif,kognitif,dan psikomotorik) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah,kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti adalah kemampuan yang harus dimiliki seorang peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran Kompetensi Dasar yang diorganisasikan dalam pendekatan pembelajaran siswa aktif.
Kompetensi Inti terdiri atas :
· KI-1 Berkaitan dengan Sikap Spiritual
· KI-2 Berkaitan dengan Sikap Sosial
· KI-3 Berkaitan dengan Pengetahuan
· KI-4 Berkaitan dengan Keterampilan
Kompetensi dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari kompetensi inti. Kompetensi dasar dirumuskan untuk mencapai kompetensi inti. Rumusan kompetensi dasar dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik,kemampuan awal,serta ciri dari suatu Matapelajaran.
Kompetensi Dasar Fisika diorganisasikan kedalam empat Kompetensi Inti (KI). Kompetensi Inti 1 berkaitan dengan sikapdiri terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kompetensi Inti 2 berkaitan dengan karakter diri dan sikap sosial. Kompetensi Inti 3 berisi KD tentang pengetahuan terhadap materi ajar, sedangkan Kompetensi Inti 4 berisi KD tentang Ilmu Pengetahuan Fisika.
B. Saran
Kami menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kata sempurna,maka saran dan kritik kami harapakan dari pembaca untuk menjadi pembelajaran dalam pembuatan makalah selanjutnya.
Daftar Pustaka
Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014 Mata Pelajaran Fisika SMA/SMK
Anonim,2013.SKLKIKD-KURIKULUM (online)
Permendikbud_Tahun2016_Nomor024_Lampiran_08_pdf
Permendikbud No 21 Th 2016 ttg SI Pendidikan Dasar dan Menengah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar